Aplikasi-aplikasi Android yang kurang berguna


Ketika teknologi handphone sudah semakin maju dan berkembang, bahkan lahir teknologi layar sentuh, maka lahir pula lah aplikasi-aplikasi handphone. Aplikasi aplikasi handphone tersebut banyak jenisnya, ada yang aplikasi Android, aplikasi iPhone, dan aplikasi Windows Phone.

Artikel ini akan memberikan informasi tentang aplikasi-aplikasi Android. Di antara aplikasi-aplikasi itu, ada yang bermanfaat untuk kita, tapi ada juga aplikasi-aplikasi yang kurang bermanfaat atau kurang berguna.

Salah satu yang menyebabkan aplikasi-aplikasi Android tersebut kurang berguna adalah karena handphone itu memiliki kapasitas penyimpanan yang cukup sedikit, jika handphone tersebut dimasukkan oleh aplikasi yang tidak berguna maka kita tidak bisa memasukkan aplikasi berguna (karena ruang penyimpanan penuh).

Pernahkah kamu menggunakan aplikasi Android tapi ketika kamu menggunakan aplikasi itu, ternyata lag atau lambat. Salah satu penyebab dari lambatnya ketika kita menggunakan sebuah aplikasi adalah karena banyaknya aplikasi yang sudah kita install di handphone kita. Oleh karenanya sebisa mungkin kita jangan menginstal aplikasi-aplikasi yang tidak berguna menurut kita. Dan jika ternyata kita sudah terlanjur menginstal aplikasi yang tidak berguna itu, maka saya sarankan untuk segera untuk meng uninstall. Saya akan menyampaikan beberapa aplikasi yang menurut Penulis kurang berguna.

1. Antivirus.


Antivirus sebenarnya adalah aplikasi yang bagus untuk menangkal handphone dari ancaman virus virus berbahaya komputer, tapi antivirus memakan daya baterai yang besar. Ketika handphone tersebut dipasang dengan antivirus maka baterai handphone tersebut akan lebih cepat habis atau dengan kata lain lebih boros baterai. 

Sebenarnya ada jika kita hanya mendownload aplikasi dari Google Play Store saja maka kemungkinan kecil handphone kita terkena virus, Hal ini disebabkan karena Google Play Store itu sudah mempunyai metode untuk mengetahui aplikasi apa saja yang tidak aman di Google Play Store itu, jika Google Play Store mendeteksi adanya aplikasi yang mengandung virus atau berbahaya, maka Google Play Store akan dengan cepat menghapus aplikasi itu.

2. Aplikasi pembersih.

Jika sering menggunakan aplikasi, tentunya cached data akan semakin banyak. Tanpa menggunakan aplikasi pembersih, kita bisa saja menghapus cached data dengan mudah, caranya dengan mengklik setelan -> Apl -> Terunduh -> hapus cache. Hal ini lebih praktis daripada kita menggunakan aplikasi pembersih. Selain itu menggunakan aplikasi pembersih juga akan memakan kapasitas memori handphone kita. Jika kita tidak menggunakan aplikasi pembersih ini tentu saja kapasitas memori handphone kita tidak akan cepat habis.

3. Aplikasi cuaca

Jika kita berpergian kata suatu tempat lalu tempat itu hujan dan kita tidak membawa payung tentunya kita akan mengalami rasa kesal karena kita tidak bisa melanjutkan perjalanan, atau jika kita ingin mengadakan suatu acara tertentu, tentunya kita harus memastikan supaya acara tersebut berlangsung secara lancar tanpa mengalami gangguan cuaca (hujan). Tapi bagaimana kita mengetahui apakah hari ini hujan, besok hujan, atau beberapa hari kemudian akan turun hujan?

Sebenarnya caranya cukup mudah, anda cukup mengetikkan "cuaca" di kolom search Google. Maka anda akan mendapatkan informasi cuaca hari ini bahkan beberapa hari yang akan datang. Daripada anda harus menginstal aplikasi cuaca di Google Play Store yang akan mengurangi kapasitas handphone anda, searching cuaca di Google adalah pilihan yang lebih bagus.

3. Aplikasi sosial media.

Masyarakat Indonesia sangat senang dengan bersosial, oleh karena itu sosial media laris di Indonesia. Karena masyarakat Indonesia dapat berkomunikasi satu sama lain dengan mudah tanpa perlu bertatap muka. Anda bisa menggunakan situs media sosial dari situs media sosial baik diri komputer maupun dari handphone.

Meskipun media sosial untuk masyarakat Indonesia adalah hal yang penting, tetapi aplikasi media sosial tidak perlu di download di handphone kita. Kita tidak perlu mendownload aplikasi media sosial karena akan boros ruang penyimpanan dan boros baterai.

4. Toilet Paper.

Di dalam Google play store ada aplikasi game yang menarik dan game yang tidak menarik. Ada juga aplikasi game Android yang bisa meningkatkan kecerdasan dan kepintaran penggunanya, tapi ada beberapa game yang nggak jelas kegunaannya, bahkan menurut penulis game ini menarik saja tidak. 

Game toilet Paper adalah game yang berisi tisu toilet yang kita disuruh untuk menarik tisu toilet itu secepat-cepatnya. Semakin cepat maka skor akan semakin tinggi, hanya itu saja. Tetapi anehnya walaupun game ini cuman narik tisu nggak jelas saja, ada beberapa pengguna yang merasa bahwa game ini menarik. Jadi jika anda ingin iseng-iseng saja untuk memainkan game ini, Anda bisa menginstalnya dan kemudian memainkannya untuk beberapa jam saja, Kemudian Anda bisa langsung meng-uninstall game tersebut karena game ini memakan kapasitas memori.

5. Hangout.

Ada lagi aplikasi Android yang kurang berguna yaitu aplikasi hangout. Aplikasi ini adalah aplikasi chatting buatan Google yang mirip dengan WhatsApp. Aplikasi ini dibuat untuk menyaingi WhatsApp, tapi sayangnya masyarakat Indonesia yang lebih memilih menggunakan WhatsApp. Aplikasi hangout kurang laku bahkan tidak laku di pasaran karena kurangnya promosi dan sosialisasi. Karena aplikasi ini tidak populer atau tidak laku di masyarakat, maka aplikasi ini adalah salah satu aplikasi yang kurang berguna. Apakah para pembaca tahu tentang aplikasi hangout sebelum membaca artikel ini?

6. Pocket Fan Free.

Apakah anda sering kepanasan? Tidak ada aplikasi Android yang bisa membantu anda mengatasi kepanasan anda. Pocket Fan Free hanya menampilkan animasi baling-baling kipas tanpa mengeluarkan angin segar. Aplikasi ini hanya memakan Qouta Internet dan memori Handphone anda. Aplikasi ini lebih tidak jelas dari toilet paper. Ada beberapa orang yang menyukai aplikasi toilet paper, tapi tidak ada yang menyukai aplikasi ini. Coba fikir pakai logika, apa manfaatnya melihat baling-baling?

Aplikasi Android yang kurang berguna itu ada dua jenis, yaitu aplikasi yang memang kualitasnya rendah atau abal-abal, dan yang kedua adalah aplikasi yang jika diinstal di handphone akan mengurangi kinerja hp. 

Untuk mengurangi aplikasi abal-abal atau yang mempunyai kualitas yang rendah, Google Play Store akan menghapus sekitar 60.000 aplikasi. Mereka menghapus aplikasi itu bukan karena malware, hak cipta, dan kandungan pornografi, melainkan memang karena kualitas dari aplikasi yang memang rendah. Google Play Store akan menyisakan sekitar 700.000 aplikasi setelah dilakukannya pembersihan. Tapi tidak menutup kemungkinan aplikasi abal-abal tersebut masih ada. 

Ada beberapa orang yang menanyakan kenapa banyak aplikasi abal-abal atau tidak berkualitas di Android? Hal itu dikarenakan setiap Developer bebas menjual aplikasi di Google Play Store tanpa dinilai oleh tim reviewer,  sedangkan jika developer ingin menjual aplikasi di Apple App Store (Aplikasi iPhone) aplikasi yang dibuat oleh developer tersebut akan diperiksa terlebih dahulu oleh tim reviewer sehingga akan menyisakan aplikasi yang berkualitas.

Scroll To Top