Cara agar terhindar dari penipuan toko online



Membeli barang di toko tentunya membutuhkan ketelitian apalagi jika membelinya di toko online, kurang hati-hati sedikit saja kita sudah bisa ditipu habis-habisan, banyak pengalaman orang-orang yang kena tipu ketika belanja online. Contohnya saja ada seorang yang tergiur untuk membeli handphone yang harganya di bawah harga pasaran, tapi ketika handphone tersebut dibeli yang didapat adalah kekecewaan karena ternyata barang yang dikirim bukan handphone yang dimaksud tetapi yang dikirim adalah barang lain yang lebih murah atau tidak ada harganya. Modus penipuan ini sudah banyak memakan korban. Kebanyakan dari korban yang tertipu adalah korban yang menginginkan harga yang paling murah dibandingkan harga pasaran, padahal logikanya kalau misalnya handphone tersebut adalah handphone yang berkualitas bagus, kenapa handphone tersebut harus dijual di bawah harga pasaran?  Hal ini yang tidak terpikirkan oleh banyak orang.

Zaman dulu memang modus ini bisa memakan banyak korban tapi dengan sistem marketplace sekarang yang menggunakan pihak ketiga atau rekber tentunya tingkat keamanan menjadi lebih tinggi sehingga tingkat penipuan bisa diminimalisir.

Salah satu contohnya adalah marketplace Tokopedia. Ketika kita mau membeli suatu barang contohnya handphone kepada seorang seller di Tokopedia, maka Tokopedia tidak akan memberikan nomor rekening seller tersebut, tapi Tokopedia akan memberikan nomor rekeningnya Tokopedia. Setelah barang yang dipesan sampai ke tangan tujuan, maka pihak dari pengiriman (contohnya JNE) akan melaporkan bahwa barang sudah sampai ke tujuan dengan selamat. Apabila pembeli tersebut menerima barang yang tidak sesuai dengan yang ditampilkan di website Tokopedia maka pihak dari Tokopedia tersebut tidak akan mentransferkan uang kepada penjual. Dengan begini penipuan akan menjadi lebih susah dibandingkan dengan dulu karena adanya rekber.

Meskipun ada rekber bukan berarti akan terbebas atau terhindar dari penipuan secara keseluruhan, tapi hanya mengurangi resiko untuk ditipu. Saya jadi ingat pada waktu dulu ada perusahaan rekber terpercaya yang sudah berbadan CV dan mempunyai reputasi baik di Kaskus tapi ternyata rekber tersebut melakukan penipuan. Korbane cukup banyak karena sebelum melakukan penipuan rekber ini adalah rekber yang mempunyai nama atau rekber yang terpercaya. Oleh karenanya kita harus waspada dengan kita harus waspada dengan penipuan yang modus nya bisa saja terus berkembang.

Sebenarnya mudah untuk menghindari penipuan yang berada di toko online, Asalkan kita waspada dan kritis terhadap barang yang kita beli. Contohnya ketika kita membeli handphone, coba lihat terlebih dahulu apakah handphone tersebut mempunyai harga yang dibawah harga pasaran? Jika ya harganya dibawah pasaran maka coba lihat reputasi dari penjualnya. Reputasi bisa dilihat dari komentar-komentar, dari diskusi, dari feedback, dan dari reputasi. Apabila anda ingin sekali membeli sebuah barang dari toko online sedangkan di toko online lain tidak (barang hanya ada di toko online itu) sedangkan tidak ada komentar atau tidak ada feedback dari orang lain, bagaimana jika demikian? Yang harus anda lakukan adalah coba copy paste nomor telepon, handphone, atau alamat email ke Google lalu klik search atau cari, apakah keluar informasi yang mengatakan bahwa toko itu adalah toko penipu? Jika ada yang berkomentar bahwa toko itu adalah toko penipu maka sebaiknya usahakan untuk mencari toko yang lain atau tidak usah membeli produk di toko itu.

Salah satu yang harus diperhatikan adalah ketika misalnya anda melihat ada banyak nomor resi atau nomor pengiriman di website tersebut, maka kemungkinan kecil bahwa website tersebut menipu. Karena nomor resi menunjukkan bahwa penjual yang berada di website tersebut sudah melakukan banyak transaksi penjualan, hal ini hanya berlaku untuk website e-commerce selain dari marketplace Tokopedia, Bukalapak dan marketplace lain-lain. 

Jika di marketplace Tokopedia nomor resi tersebut tidak akan tampil, namun yang anda adalah reputasi dari penjualan, akan terlihat seberapa banyak produk yang sudah terjual dari website tersebut, apakah sudah puluhan penjualan ratusan penjualan atau belum sama sekali belum ada penjualan, yang perlu digarisbawahi di sini adalah website yang tidak memiliki penjualan atau memiliki penjualan yang sedikit bukan berarti website tersebut adalah website penipu. Tapi mungkin saja website tersebut tidak laku dikarenakan tidak mengetahui ilmu marketing atau karena faktor lain tapi yang jelas masih ada kemungkinan aman atau tidak melakukan penipuan walaupun peluang menipu website yang sudah menjual banyak produk adalah sangat kecil.

Jika anda membeli produk di internet misalnya di marketplace Tokopedia, di marketplace yang lain atau di website e-commerce, ada kemungkinan produk yang anda beli itu berbeda dengan foto yang ditampilkan. Hal tersebut ada dua kemungkinan, yang pertama itu adalah trik marketing dimana produk yang dipajang di website jual beli lebih bagus daripada produk aslinya, kemungkinan yang kedua adalah kita sebagai pembeli kurang teliti, kita hanya melihat fotonya saja tanpa membaca secara detail deskripsi yang ada di toko online tersebut. Terkadang foto yang ada di toko online terlihat lebih besar daripada ukurannya, padahal si penjual tidak ada niatan untuk menipu konsumen dan foto yang ditampilkan di toko onlinenya adalah foto yang asli tapi karena diambil dari jarak yang dekat benda yang ukurannya kecil bisa terlihat lebih besar dari ukuran sebenarnya. Biasanya para penjual online selalu menuliskan ukuran dari produk yang dijualnya. 

Pengalaman pribadi penulis membeli sebuah album foto di toko online, album foto tersebut terlihat besar. Namun setelah saya lihat ukuran kertasnya saya baru sadar Jika ternyata album foto itu mempunyai ukuran yang kecil sehingga saya memutuskan untuk membeli album foto yang ukurannya lebih besar lagi, bayangkan jika tidak teliti membaca deskripsi, pastinya kita akan kecewa karena barang yang datang tidak sesuai dengan ekspektasi.

Usahakan untuk hanya membeli produk yang nilainya di bawah ratusan ribu atau di bawah Rp500.000, hal ini mempunyai tujuan agar jika kita ditipu oleh penjual yang ada di Tokopedia atau yang ada di website e-commerce kita tidak terlalu mengalami kerugian. Saya pernah membaca ada orang yang membeli produk seharga puluhan juta di internet dan ternyata produk tersebut tidak dikirimkan alias ditipu.

Tetapi jika terpaksa untuk membeli barang diatas Rp500.000 maka kita harus memperhatikan apakah toko online tersebut nipu atau tidak dengan cara yang sudah disebutkan di atas tadi. Saya pernah membeli suatu barang seharga 1 juta keatas, itu saya lakukan karena produk itu tidak dijual di kota saya. Tapi karena saya menerapkan tips di atas Alhamdulillah saya terhindar dari penipuan.

Demikianlah tips yang bisa saya berikan, intinya jika membeli barang online kita harus teliti terlebih dahulu, kalau misalnya kita rugi karena ditipu orang lain itu masih wajar karena di luar kuasa kita tetapi jika kita rugi karena kurang teliti atau kurang jeli nya kita, maka itu adalah kesalahan kita dan seharusnya itu bisa dihindari.

Scroll To Top