Manfaat teknologi dalam dunia olah raga


Perkembangan zaman saat ini yang begitu cepat telah melahirkan berbagai macam teknologi yang bermaanfaat untuk manusia. Bukan hanya dibidang transportasi, kedokteran, keuangan, tapi juga dibidang olah raga. Teknologi bisa dimanfaatkan dalam bidang apapun termasuk dibidang olah raga. Dengan menggunakan teknologi maka akan ada beberapa manfaat dari teknologi yang sudah diterapkan kedalam bidang olah raga tersebut. Salah satu contoh dari manfaat yang didapat dari teknologi adalah pertandingan olahraga antar tim menjadi lebih adil. Wasit yang mengawasi jalannya sebuah pertandingan adalah manusia biasa yang terkadang penglihatannya terbatas dan salah (human error) dengan adanya bantuan teknologi ini, maka kesalahan yang dilakukan oleh wasit bisa diminimalisir sehingga lebih adil. Berikut adalah teknologi yang diterapkan dalam bidang olah raga. 

1.       Goal Line Technology (GLT)

Teknologi ini diterapkan dalam dunia sepak bola. Terkadang bola yang masuk kedalam gawang (melewati garis gawang) tidak terlihat oleh mata manusia karena terlalu cepat dan keterbatasan penglihatan manusia. Dengan menggunakan alat ini, kita bisa mengetahui apakah bola tersebut sudah melewati gawang / garis atau tidak dengan sangat akurat. Dengan menggunakan metode ini, human error yang bisa dialami oleh manusia (wasit) bisa saja dikurangi atau bahkan dihilangkan. Metode pemasangan GLT ini adalah dengan cara memasang beberapa kamera pengawas ke berbagai sudut gawang. Jika ada bola yang masuk atau melewati garis, maka akan langsung terdeteksi oleh sensor, dan kemudian wasit akan menerima hasil deteksi dari sensor GLT tersebut.

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk wasit mengetahui apakah bola tersebut melewati gawang atau tidak? Jawabannya sangat singkat. Hanya dibutuhkan sekitar 1 detik untuk wasit mengetahui apakah bola tersebut masuk ke gawang atau tidak. Hasil pendeteksian yang dilakukan oleh GLT akan langsung dikirimkan lewat sinya ke jam tangan yang dimiliki oleh wasit. FIFA sudah menerapkan sistem GLT ini sehingga pertandingan menjadi lebih adil.

2. Video Assistant Referees (VAR)

Teknologi ini pertama kali digunakan untuk cabang olah raga sepak bola, tapi belakangan mulai digunakan untuk bidang olah raga yang lain. Teknologi ini adalah teknologi yang digunakan oleh wasit untuk mengawasi jalannya pertandingan dengan cara menempatkan kamera pengawas di stadion yang terhubung dengan ruang kendali. Dengan menggunakan teknologi ini pertandingan akan terawasi dengan lebih adil. Jika terjadinya pelanggaran maka wasit akan bisa langsung menggambil tindakan yang tepat.

Ruang kendal VAR terdiri atas tiga orang yaitu kepala VAR, asisten kepala dan operator yang bertugas me-replay video. Ruang kendali VAR disebut sebagai Video Operational Room (VOR). Mereka saling terhubung dengan menggunakan HT dan earphone. Teknologi ini tidak hanya diterapkan di pertandingan piala dunia FA, tapi teknologi ini sudah digunakan di pertandingan non-sepak bola seperti pertandingan Rugby, kriket maupun Nasional Football Languae (NFL). Untuk Piala Dunia di Rusia baru akan menggunakan teknologi ini dimulai pada tahun ini yaitu tahun 2018. 

3.       Global Positioning System (GPS)


Siapa yang tidak kenal dengan teknologi GPS? Teknologi ini biasanya digunakan di smartphone atau handphone untuk menemukan lokasi tujuan (GPS Navigasi). Teknologi GPS juga digunakan untuk mengetahui lokasi kendaraan kita (mobil atau motor), yang biasa disebut sebagai GPS Tracker. Ternyata alat ini bisa digunakan atau diterapkan dalam dunia olahraga Kano dan perahu dayung.

Penggunaan teknologi GPS dalam olahraga Kano dan perahu dayung akan memudahkan juri untuk mengetahui posisi dari perahu kano dan perahu dayung secara pasti. Penonton dapat melihat posisi kano dan perahu dayung di layar besar saat pertandingan berlangsung, dengan demikian penonton dapat mengetahui posis dari tim yang didukungnya. Penggunaan GPS dalam olahraga kano dan perahu dayung ini sudah digunakan dalam olimpiade Rio de Janeiro pada tahun 2016.

Manfaat dari mengetahui dari lokasi atau posisi perahu kano dan perahu dayung tersebut cukup banyak, bukan hanya juri yang bisa melihat posis lawan, dan bukan hanya penonton yang bisa melihat berada di posisi mana tim lawan, tapi mengetahui posisi perahu kano dan perahu dayung bermanfaat untuk melakukan evaluasi bagi atlet untuk meningkatkan kemampuan dalam perlombaan selanjutnya. 

4.       Electronic Performance and Tracking System (EPTS)

Alat ini adalah alat yang digunakan untuk pertandingan olahraga. Dengan menggunakan alat ini, beberapa orang dapat mendeteksi dan merekam pertandingan atau bahkan aktivitas pemain dari sebuah alat khusus berupa tablet. Kecanggihan alat ini bukan hanya dapat melacak statistik selama pertandingan berlangsung, tetapi alat ini juga dapat merekam seluruh aktivitas pemain selama pertandingan berlangsung.

Alat ini baik digunakan oleh pelatih sepak bola. Dengan menggunakan alat ini pelatih dapat mengetahui banyak hal tentang pemain yang dilatihnya. Misalnya saja melihat aktivitas pemain dan memonitor pemain secara real time atau selama pertandingan berlangsung. Bahkan dengan menggunakan alat ini kita bisa mengetahui detak jantung pemain, kecepatan berlari pemain, kondisi fisik pemain bahkan kadar gula yang dimiliki oleh pemain dapat kita ketahui saat itu juga.

Alat ini sebenarnya sudah lama diterapkan di FIFA, tepatnya pada tahun 1996. Sebenarnya alat ini bukan hanya dapat digunakan untuk pertandingan sepak bola saja, alat ini bisa digunakan untuk pertandingan atau olahraga lain seperti Rugby dan pertandingan olahraga lari. Tentu saja dengan menggunakan alat ini kinerja dari atlet dapat ditingkatkan (dengan cara menganalisa hasil dari pengamatan mesin EPTS ini). 

5.       Sensor Program Skor Otomatis Olahraga Panahan

Alat ini adalah alat yang digunakan dalam olahraga panahan. Alat ini sangat membantu atlet dan juga juri dalam melakukan penilaian. Alat ini akan melakukan skor otomatis ketika busur yang dihempaskan atlet panahan mengenai target.

Sebelum adanya alat ini, penilaian dilakukan dengan secara manual sehingga memakan waktu yang lebih lama. Sebelumnya skor diberikan dengan menggunakan kertas, ketika alat ini sudah digunakan pemberian skor diberikan dengan papan skor elektronik. Cara kerja dari alat ini adalah dengan menggunakan sensor untuk mendeteksi anak panah yang tertancap di papan target. Dengan cara ini pemerian skor akan lebih cepat dari pada yang dilakukan dengan cara manual. Untuk keakuratan alat ini bisa dikatakan sangat akurat, tingkat akurasi alat ini dapat mendeteksi pada jarak 0,2 mm antara anak panah dengan papan target. Setelah alat sensor sudah mendeteksi skor, maka skor akan ditampilkan di layar besar di arena pertandingan olahraga panahan. Dengan demikian maka human error atau kesalahan manusia akan lebih mudah dihindari dan tentu saja lebih cepat, praktis dan menghindari kecurangan yang bisa saja dilakukan oleh atlet dan juri. Alat ini pernah digunakan di Olimpiade Rio de Janeiro di tahun 2016.

Scroll To Top