Penemuan yang hadir karena kegagalan dan ketidaksengajaan

Siapa di dunia ini yang tidak ingin mengalami kegagalan? Pastinya semua orang ingin mencapai keberhasilan dan kesuksesan bukan? Sebenarnya kegagalan tersebut tidak selamanya buruk, ada beberapa penemuan yang didapatkan dari hasil kegagalan. Bahkan dengan kegagalan yang diperolehnya didapatkan sebuah produk yang terkenal di dunia. Berikut ini adalah produk yang diperoleh dari kegagalan:

1. Plastik

Benda ini yang dikenal di masyarakat dan digunakan oleh banyak masyarakat. Tapi siapa yang sangka bahwa produk ini adalah produk sukses yang sebenarnya adalah hasil dari sebuah kegagalan. 

Ada beberapa jenis plastik, diantaranya adalah plastik yang bersifat lunak (seluloid). Jenis plastik seluloid mempunyai sebuah kekurangan yaitu mudah terbakar karena tidak bisa tahan terhadap panas dan digantikan dengan plastik yang lebih bagus yaitu jenis plastik Bakelit, produk plastik ini adalah produk plastik yang sering dipakai oleh masyarakat bahkan sampai saat ini. Benda plastik seluloid ini ditemukan oleh seorang ilmuwan bernama John Wesley Hyatt. Sedangkan benda plastik dengan bahan Bakelit ini ditemukan oleh seorang ilmuwan bernama Leo Hendrik Baekeland. Produk plastik sendiri mempunyai sejarah dalam perkembangan produk ini. 

Plastik tahan panas yang bernama Bakelit ini, ditemukan oleh seorang ilmuwan bernama Leo Hendrik Baekeland di negara Belgia. Menurut sejarah, Baekeland dilahirkan di Ghent, Belgia, tepatnya pada tanggal 14 November 1863. Produk jenis plastik ini sebenarnya bukanlah produk yang pertama kali dibuat oleh ilmuwan ini. Sebelumnya ilmuwan ini sudah menemukan berbagai macam penemuan contohnya adalah kertas foto yang bernama Velox, lalu plastik yang berjenis Bakelit ini diciptakan setelahnya.

Jenis plastik yang dibuat oleh Leo Hendrik ini dibuat di laboratorium miliknya. Laboratorium milik orang ini berada atau berlokasi di Yonkers, New York. Dia berhasil membuat laboratorium nya dari hasil penjualan dari perusahaan kimianya. 

Sebenarnya Leo Hendrik bukan ingin membuat plastik. Dia sebenarnya ingin mencari bahan alternatif pengganti shellac. Bahan shellac adalah bahan yang merusak lingkungan, sehingga Leo Hendrik ingin mencari solusi pengganti bahan shellac. Tetapi yang ditemukan oleh orang ini justru bukan Bahan pengganti shellac, tapi yang ditemukan adalah plastik Bakelit. Plastik inilah yang populer hingga sekarang.

2. Microwave
Alat microwave adalah alat yang digunakan untuk memasak sebuah makanan dengan menggunakan gelombang elektromagnetik yang sangat tinggi. Tapi tahukah Anda jika alat microwave adalah produk yang tidak sengaja dibuat atau ditemukan? Sebenarnya microwave ini ditemukan oleh seorang ilmuwan bernama Percy LebaronSpenser. Dia adalah seorang ilmuwan Amerika yang sudah memiliki 120 hak paten.

Microwave ditemukan pada tahun 1945 ketika dia sedang melakukan pengamatan sebuah radar. Dan dia berjalan melewati sebuah radiator/Magnetron tiba-tiba coklat di kantong celananya meleleh. Karena hal tersebut dia melakukan penelitian tentang gelombang micro untuk memanaskan makanan.

Ketika pertama kali microwave itu diciptakan, mikrowave itu memiliki berat yang sangat berat yaitu sekitar 400 kg dan memiliki bentuk seperti kulkas. Hal ini menyebabkan peralatan microwave tersebut tidak digunakan untuk peralatan rumah tangga dikarenakan ukuran dan beratnya yang berat, tetapi peralatan tersebut digunakan untuk pemakaian di dalam pesawat dan kapal untuk menghangatkan makanan.

Sebenarnya tabung yang menghasilkan gelombang elektromagnetik yang dapat menghangatkan makanan dan memasak makanan sudah ada sebelum tahun 1945 yaitu tahun 1940. Tapi pada saat itu tabung yang memancarkan gelombang elektromagnetik tersebut belum diketahui jika gelombang elektromagnetik yang dipancarkan oleh tabung tersebut bisa memasak dan menghangatkan makanan. Pada tahun 1940, gelombang elektromagnetik yang dipancarkan oleh tabung tersebut hanya digunakan sebagai radar untuk mencari dan menemukan jejak suatu benda melalui gelombang mikro.

3. Anastesi

Anastesi adalah sebuah obat bius yang digunakan untuk menghilangkan atau membuat mati rasa badan sehingga bisa dilakukan tindakan pembedahan. Sistem anastesi ini pertama kali dibuat oleh tiga orang yang bernama Crawford Long, Wiliam Morton, dan Charles Jackson. 

Sebenarnya ketiganya hanya melakukan penelitian tentang efek nitrous oxide atau gas tertawa sebagai anestetik. Tetapi karena sering salah digunakan maka mereka menggunakan senyawa lain, sehingga timbul lah anastesi seperti sekarang. 

Pada tahun 1846, anastesi mulai populer di kalangan masyarakat dan banyak digunakan oleh dokter-dokter dalam bidang pengobatan. Tapi karena kurangnya pengetahuan tentang anastesi banyak menimbulkan terjadinya kecacatan dan kematian, hal ini menyebabkan banyak masyarakat yang menjadi takut untuk melakukan tindakan pembedahan. 

Pada masa itu tindakan anestesi dilakukan oleh seorang perawat, hal itu dikarenakan dokter maupun dokter muda tidak mau melakukan tindakan anestesi atau memberikan obat bius kepada pasien, sedangkan pasien membius dirinya sendiri adalah hal yang tidak mungkin, Hal ini menyebabkan tugas untuk melakukan pembiusan dilakukan oleh seorang perawat.

4. Dinamit

Dinamit adalah sebuah alat yang digunakan untuk meledakkan sesuatu, bisa digunakan untuk berperang ataupun untuk penggunaan di pertambangan. Alat ini ditemukan oleh seorang Alfred Nobel. Dia adalah orang yang mendirikan penghargaan Nobel. Namun dalam sejarahnya ternyata dinamit pernah mengalami kegagalan.

Alfred Nobel mendirikan pabrik nitro gliserin dan bahan peledak cair. Tapi pabrik tersebut ternyata mengalami kecelakaan (meledak) sehingga menewaskan 5 karyawannya termasuk juga adiknya. Hal ini menyebabkan Alfred melakukan sebuah penelitian untuk meneliti dan memperbaiki nitro gliserin. Hal ini yang menyebabkan terciptanya sebuah produk yang disebut dan dikenal sebagai dinamit.

5. Rontgen

Rontgen adalah alat yang digunakan untuk mengetahui organ didalam tubuh manusia dan alat ini digunakan di rumah sakit baik di negara Indonesia ataupun di negara lain. Siapa yang menyangka bahwa alat ini adalah sebuah alat yang tercipta hasil dari sebuah kegagalan dan ketidak sengajaan.

Pada awalnya Wilhelm Roentgen tidak sengaja menemukan alat ini ketika dia melakukan sebuah percobaan dengan sinar katoda. Pada saat itu dia melihat bahwa seluruh kardus neon dalam ruangan menyala, padahal kardus tersebut sudah dilapisi kardus yang cukup tebal. Ternyata dengan menggunakan sinar katoda tersebut kardus tersebut bisa terlihat. Dia mengambil kesimpulan bahwa sinar katoda tersebut bisa menembus benda tebal termasuk kulit manusia. Ketika pengetahuan tersebut dia peroleh, pengetahuan ini akhirnya digunakan oleh rumah sakit di seluruh dunia, bahkan sampai saat ini.

Sebenarnya mungkin masih banyak alat yang ditemukan dari hasil kegagalan. Pelajaran yang bisa diambil dari kisah ini adalah jangan menyerah dan berfikir negatif jika mengalami kegagalan. Mungkin saja kegagalan akan mengantarkan kita ke hal yang lebih positif lainnya. Ada orang yang memberi tips bagaimana untuk menghidari kegagalan. Tips untuk menghindari kegagalan adalah jangan melakukan hal tersebut. Bagaimana mau gagal jika tidak melakukan? Secara sepintas hal ini ada benarnya, tapi hal ini sebenarnya adalah pernyataan yang salah. Kesuksesan hanya bisa didapat jika kita melakukan hal tersebut. Dengan kata lain mau tidak mau kita harus menerima resiko kegagalan jika kita bertindak.

Scroll To Top