Siapa sangka? Teknologi ini terinspirasi dari anime (kartun Jepang)


Teknologi zaman sekarang semakin lama, semakin keren. Teknologi bisa sangat membantu manusia untuk menyelesaikan tugas manusia (bahkan tugas yang dibilang cukup kompleks). Teknologi bisa terinspirasi dari mana saja, bisa dari kesengajaan, ketidak sengajaan, ataupun teknologi tersebut terinspirasi dari hal yang lain, salah satunya dari anime atau kartu Jepang. Walaupun hal tersebut terlihat aneh untuk sebagian orang, tapi ternyata hal tersebut memang ada di dunia nyata. Bahkan teknologi yang diadaptasi dari anime ini, bisa dibilang merupakan teknologi yang bermanfaat atau sangat bermanfaat untuk manusia. Ada beberapa teknologi adaptasi dari anime yang sudah dipasarkan dan ada juga teknologi adaptasi dari anime ini yang baru diproduksi sedikit dan belum dipasarkan secara luas. Berikut ini adalah teknologi yang terinspirasi dari serial anime Jepang:

1.       Spray on Skin (meniru anime Pokemon)

Apakah anda pernah menonton film Pokemon? Jika anda adalah anak 90 an anda pasti pernah menonton film ini donk? Teknologi Spray on Skin yang berada di dunia nyata saat ini, merupakan inspirasi dari film Pokemon yang cukup lagendaris pada masanya.

Spray on Skin adalah alat yang dikembangkan oleh seorang ilmuwan bernama Marie Stoner dan seorang ahli bedah plastik yang bernama Dr. Fiona Wood. Alat ini mempunyai kegunaan untuk mempercepat proses penyembuhan kulit ketika kita mengalami luka bakar, baik luka bakar yang cukup ringan, ataupun luka bakar yang cukup parah. Alat ini menggunakan teknologi Re-cell atau pembaharuan sel-sel yang terdapat kulit yang mengalami luka bakar yang dialami oleh kita. Dengan menggunakan alat ini, tentunya akan sangat bermanfaat sekali jika kita terkena luka bakar, apalagi jika luka bakar serius, kita bisa menggunakan alat ini sebagai pertolongan pertama pada luka bakar.

2.       Bionic Limbs (meniru Full Metal Alchemist)

Ada beberapa anime yang menggunakan tubuh pengganti (biasanya menggunakan mesin robotika) untuk tangan atau kaki. Salah satu anime yang cukup mencolok menggunakan tubuh pengganti dalam animenya adalah Full Metal Alchemist. Di dalam anime ini terdapat sebuah istilah Bionic Limbs atau tubuh pengganti. Untuk penggemar anime ini, tentunya sudah tidak asing dengan istilah tersebut. Bionic Lims atau tubuh pengganti tersebut digunakan oleh karakter utama di anime tersebut, tokoh tersebut adalah Edward Elric. Dengan menggunakan teknologi ini, banyak para penyandang disabilitas yang terbantu.

Alat keren ini ditemukan oleh seorang ilmuwan berumur 46 tahun yang bernama Chan Hsien Liang. Pertama kali alat ini dicoba kepada seorang gadis cilik yang bernama Angle Peng yang masih berusia sangat muda, 8 tahun. Gadis cilik yang tidak mempunyai tangan tersebut, akhirnya dapat lebih terbantu dengan menggunakan tangan buatan yang diciptakan oleh Chan Hsien Liang tersebut. Walaupun alat Bionic Limbs tersebut mungkin tidak secanggih yang ada di anime Jepang, tetapi dengan menggunakan alat ini tentu saja akan sangat membantu aktifitas sehari-hari, terutama yang berkaitan dengan tangan. Semoga saja, alat buatan Chan Hsien Liang ini dapat dikembangkan lebih lanjut sehingga bisa dinikmati oleh banyak orang, bahkan dinikmati oleh masyarakat Indonesia.

3.       Android – (meniru Dragon Ball)

Jika kalian anak 90 an, tentunya anda pernah menonton film Dragon ball donk? Film Dragon Ball dibagi menjadi beberapa bagian, yaitu film Dragon ball, Dragon ball Z, Dragon ball GT dan yang terbaru adalah Dragon ball Super. Di dalam film Dragon ball Z terdapat cerita dimana seorang Goku dan teman-temannya menghadapi seorang robot yang sangat mirip dengan manusia yang bergelar android. Siapa yang menyangka, bahwa robot android tersebut bisa direalisasikan kedalam dunia nyata pada saat ini. Meskipun teknologi android yang ada saat ini tidak secanggih yang ada di dalam anime Dragon ball, tapi setidaknya mendekati dengan anime Dragon Ball.

Pencipta robot android ini adalah sorang yang bernama David Frangklin Hanson Jr. David Frangklin menemukan robot Sophia yang hadir pada saat rapat PBB tahun 2017 yang lalu. Robot temuan David Frangklin ini memiliki kecerdasaan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Robot ini merupakan robot yang diakui oleh dunia sebagai robot yang sangat mirip dengan manusia, hal ini dikarenakan robot ini dapat bergerak dan memiliki kemampuan yang menyerupai dengan manusia pada umumnya. Diharapkan seiring dengan berkembangnya teknologi yang dimiliki manusia, robot android ini bisa jauh lebih canggih dari pada sekarang, sehingga bisa dimanfaatkan untuk lebih jauh lagi.

4.       Hologram (meniru Psycho Pass)

Anime Psycho Pass adalah salah satu anime yang teknologinya ternyata ada di dunia nyata. Anime Pscyo Pass menggunakan hologram untuk kebutuhan sehari-hari seperti contohnya untuk memproyeksikan diri sendiri dan juga untuk merubah tampilan pakaian. Teknologi  hologram ini sudah di masukkan kedalam sebuah perangkat asisten virtual yang diberi nama Gatebox. Peralatan ini diciptakan oleh perusahaan Jepang yang bernama Vinclu.inc, alat ini adalah sebuah alat evolusi dari sebuah smart speaker.

Alat yang berbentuk seperti tabung ini, akan menampilkan seorang gadis cantik yang dapat diajak berinteraksi seperti mengobrol dan mengerjakan beberapa tugas seperti membaca berita, alarm dan lain sebagainya. Hal yang menarik dari alat ini adalah, kita bisa berinteraksi dengan alat ini secara visual, hal ini dapat terjadi karena Gatebox ini memiliki kamera yang berfungsi sebagai sensor yang dapat mengenali wajah pemiliknya dan dapat berbicara secara lebih alami atau natural. Dengan menggunakan alat ini, orang yang belum memiliki pasangan tidak akan kesepian jika memiliki alat ini.

5.       Virtual Reality (meniru Sword Art Online)

Teknologi VR adalah salah satu teknologi yang terbilang cukup baru. Teknologi ini bisa dibilang sebuah teknologi yang cukup canggih. Dengan menggunakan kacamata dan beberapa alat lainnya, kita bisa melihat objek secara nyata dan dapat berinteraksi dengan benda visual yang berada di dalamnya. Tetapi ternyata teknologi ini diadaptasi dari sebuah anime Sword Art Online. Yang sempat populer pada tahun 2012 yang lalu. Biasanya teknologi VR ini dipakai dalam sebuah game agar game tersebut lebih terlihat nyata atau real.

Di negara Indonesia sendiri, game dengan memanfaatkan teknologi VR sudah ada. Anda bisa membelinya disalah satu toko online di Indonesia. Walaupun game yang memanfaatkan teknologi VR ini harganya bisa dibilang cukup mahal (sekitar 20 juta rupiah), tetapi meski demikian teknologi ini tetap layak untuk di coba atau bahkan dimiliki bagi orang yang mampu.

Banyak orang yang mengenal VR hanya sebagai untuk game saja, tetapi sebenarnya VR ternyata digunakan juga di dalam bidang militer. Hal ini dikarenakan teknologi VR dinilai lebih hemat atau lebih ekonomis untuk digunakan sebagai simulasi perang agar merasakan sensasi perang yang sesungguhnya dibandingkan dengan menggunakan latihan perang yang sebenarnya.
Scroll To Top